Showing posts with label AJI Indonesia. Show all posts
Showing posts with label AJI Indonesia. Show all posts

12 Aug 2016

Media Online Wajib Jaga Orisinalitas Karya

Dok AJI Malang/Sabine Torres menjelaskan keuntungan orisinalitas karya bagi media online


Malang – Pengelola dan jurnalis di media siber atau online harus lebih berhati – hati dalam memuat produk jurnalistik hasil siaran pers. Sebab selain persoalan etika, karya jurnalistik hasil siaran pers juga bisa berdampak fatal pada ranking media di situs pencarian google.

Pelatihan Mengelola Media Online

 
Dok AJI/Sabine Torres, CEO Dijonscpoe.com France berbagi ilmu di pelatihan AJI Malang

Malang - Media siber atau online terus bermunculan di berbagai daerah. Di wilayah Malang Raya, dalam tiga tahun terakhir ini juga menunjukkan geliat yang signifikan. Hasil survei Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Malang pada pertengahan tahun 2015 lalu, ada empat perusahaan media online yang telah berbadan hukum berbentuk Perseroan Terbatas.


22 May 2016

Jadwal Bazar Media AJI Malang





Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Malang menyelenggarakan Bazar Media yang bertempat di Universitas Widyagama Malang pada 28 – 29 Mei 2016. Kegiatan ini mengambil tema “Mencari Kebenaran Di Era Banjir Informasi”. Selama dua hari itu beragam kegiatan digelar, mulai dari diskusi publik, workshop jurnalistik, foto, dan video serta lomba presenter. Berikut adalah jadwal kegiatan tersebut :

17 May 2016

Bazar Media



 
AJI Malang
Era pers bebas di Indonesia ditandai dengan terbitnya Undang – Undang nomor 40 tahun 1999 tentang Pers. Sistem sensor dan pembredelan yang sering diberlakukan pada era orde baru pun runtuh dengan regulasi tersebut. Kendati bebas, pers harus bertanggungjawab dan berpegang teguh pada kode etik.

3 May 2016

AJI Malang Seru Pekerja Media Bentuk Serikat Pekerja



 
Foto/Hari Istiawan AJI Malang saat aksi Hari Buruh Internasional di Jalan Ijen
Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Malang menyerukan kepada pekerja media di Malang Raya membentuk serikat pekerja di perusahaan media masing-masing.

21 Mar 2016

Catatan ngAJI : Media Sebagai Mata Rantai Peringatan Dini


Peta Episentrum Gempa Bumi (Foto/Zainul Arifin)

Media memiliki peran penting dalam rantai penyebaran informasi peringatan dini bencana tsunami. Percepatan informasi kebencanaan agar segera disebarluaskan ke masyarakat. Tujuannya, untuk meminimalisir korban jiwa maupun kerusakan sebagai dampak bencana. 



11 Feb 2016

AJI Malang Kecam Arogansi TNI AU Terhadap Jurnalis Peliput Jatuhnya Super Tucano






Malang – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Malang memprotes tindakan personil TNI Angkatan Udara dalam mengamankan lokasi jatuhnya pesawat tempur taktis Super Tucano TT-3108 di Jalan LA Sucipto, Blimbing, Kota Malang, Rabu (10/2/2016). Mereka bertindak berlebihan dengan melakukan kekerasan secara verbal serta upaya menghalangi kerja jurnalistik.

8 Feb 2016

AJI Tolak APBD untuk HPN di Malang



 
Ilustrasi : AJI Manado demo menolak HPN
Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Malang menolak Hari Pers Nasional (HPN) yang selalu diperingati pada 9 Februari. AJI Malang juga tidak akan pernah mau terlibat dan menolak penggunaan dana APBD dalam setiap perayaan HPN di wilayah Malang Raya (Kota Malang, Kabupaten Malang dan Kota Batu).

30 Dec 2015

Perkembangan Pers di Malang Raya



Ist
Pertumbuhan media cetak dan siber di Malang sejak dua tahun terakhir ini sangat signifikan. Sebelumnya, hanya ada dua media cetak dengan konten lokal yang sudah lama berdiri di Malang yakni Harian Malang Post dan Radar Malang (Jawa Pos Grup). Koran Radar Malang sejak 2014 lalu mendirikan kantor perwakilan di masing – masing wilayah administrasi pemerintahan yakni Radar Kanjuruhan di Kabupaten Malang dan Radar Batu di Kota Batu. 

11 Sept 2015

Diskusi Tentang Pemikiran Ashadi Siregar



ASHADI SIREGAR merupakan tokoh penulis yang tenar, baik itu dibidang sastra ataupun jurnalis. Ia rajin mencatat, serta mengkritisi perkembangan pers Indonesia. Ia juga sempat berkiprah dalam beberapa media massa, seperti Kompas dan Surabaya Post.

10 Sept 2015

6 Aplikasi Android Untuk Para Jurnalis


Foto ilustrasi aplikasi GPS Android 
Di jaman ini, ponsel pintar merupakan perangkat yang tak bisa dipisahkan dalam hidup. Kegunaannya, tak melulu untuk mengirim pesan atau menelepon saja. Ponsel pintar juga mendukung aktivitas seluruh kelompok profesi, salah satunya adalah kelompok Jurnalis.

Ya, ditangan para jurnalis atau wartawan, fungsi ponsel pintar atau smartphone menjadi sangat luas. Ponsel pintar bahkan cenderung menjadi kebutuhan utama mereka dalam bekerja. Misalnya, berkomunikasi dengan narasumber, menyimpan rekaman video atau audio, serta menulis atau mengirim berita.

Selain itu, jurnalis juga sudah mulai meninggalkan kamera dengan beralih mengandalkan kemampuan fotografi kamera ponsel yang hasilnya tak kalah cantik dengan kamera manual.
Pertanyaan berikutnya, apa saja aplikasi yang cocok bagi wartawan ?