22 Jul 2010

Peringkat Kebebasan Pers di Indonesia Melorot

Selasa, 20 Juli 2010 14:58 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta -Peringkat kebebasan pers Indonesia di dunia, ternyata jauh dibawah 100 besar. Penelitian organisasi pers internasional, Reporters sans Frontieres (Reporter Tanpa Perbatasan) yang berbasis di Paris menunjukkan tingkat kebebasan pers di Indonesia terus merosot.

Sejak RSF pertama kali melakukan penelitian seluruh dunia pada 2002, tingkat kebebasan pers Indonesia turun dari peringkat 57 (2002) sampai peringkat 117 (2004). Setelah itu peringkat kebebasan pers Indonesia sempat naik lagi, namun hingga tahun lalu tidak pernah bisa masuk peringkat 100 besar.

Ketua Tim Ombudsman Harian Kompas, Atmakusumah Astraatmadja itu disebabkan oleh beberapa hal, diantaranya adalah serangan fisik terhadap wartawan dan tekanan terhadap pers. "Seperti terbunuhnya kameraman TVRI, Mohammad Jamaluddin dalam konflik di Aceh, yang penyebab kematiannya tidak jelas," kata Atmakusumah dalam Diskusi Kekerasan Terhadap Media dan Bagaimana Menanggulanginya di Kantor Dewan Pers, Jalan Kebon Sirih, Jakarta, Selasa (20/7).

Selain itu, Atma juga menyebut beberapa putusan pengadilan negeri yang menjatuhkan hukuman penjara bagi wartawan sebagai penyebab merosotnya peringkat kebebasan pers di Indonesia. "Seperti pemimpin redaksi Majalah Tempo, Bambang Harymurti yang dijatuhi hukuman 1 tahun penjara karena pemberitaan tentang pengusaha Tomy Winata."

Atma kemudian mengutip RSF yang secara khusus menyebutkan antara lain penggunaan "hukum yang ketinggalan zaman" terhadap pers sebagai salah satu alasan menempatkan kebebasan pers di beberapa negara, termasuk Indonesia di peringkat rendah.

Peringkat kebebasan pers di Indonesia pada 2002 menurut RSF adalah ke-57 di dunia dan peringkat pertama di Asia Tenggara. Pada 2003 peringkat kita turun jadi 111 di dunia dan ke-4 di Asia Tenggara. 2004 ada di peringkat 117 dunia dan 5 di Asia Tenggara. 2005 peringkat 104 di dunia dan 3 di Asia Tenggara. 2006 pada peringkat 103 dunia dan 3 di Asia Tenggara. 2007 ada di peringkat 100 dunia dan 3 di Asia Tenggara. 2008 peringkat 111 dunia dan 2 di Asia Tenggara. Tahun lalu kita ada di peringkat 101 dunia dan 3 di Asia Tenggara.

Di Asia Tenggara, saat ini peringkat Indonesia ada di bawah Papua Nugini dan Timor Leste. Peringkat berikutnya adalah Kamboja, Filipina, Thailand, Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam, Vietnam, Laos dan Burma.

PINGIT ARIA

http://www.tempointeraktif.com/hg/kesra/2010/07/20/brk,20100720-264828,id.html